Foto Unsplash. Hari Pahlawan merupakan momen istimewa untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang mempertahankan kemerdekaan. Tanpa jasa pahlawan, generasi saat ini tidak bisa menikmati kemerdekaan seperti sekarang. Sehingga, momentum ini bertujuan menambahkan kesadaran generasi muda bahwa kemerdekaan tidak lahir begitu saja.
Puisi kewajiban generasi muda adalah puisi bertema sumpah pemuda, artinya puisi yang menceritakan cerita puisi tentang sumpah pemuda bagaimana kata kata untuk pemuda indonesia dalam bait puisi tema sumpah pemuda yang diterbitkan blog berkas lebih jelasnya tentang puisi sumpah pemuda yang bermakna disimak saja berikut ini puisi bertema sumpah pemuda berjudul kewajiban generasi GENERASI MUDAKarya Puji AstutiPerjuangan belum selesai wahai anak mudaNegeri masih membutuhkan tenaga-tenagamuBukan hanya teriakan memaki saudara sendiriMemporak porandakan kesatuan NKRI iniJasa pahlawan kita jangan disia-siakanTetesan darah mereka jangan cuma dikenangkanTapi lanjutkan harapan merekaMewujudkan negara tercinta menjadi Nusantara yang jayaGenerasi muda menggantikan rantai generasi tuaMakin lama akan meninggalkan kita karena usia merekaKewajibanmu kini untuk meneruskannyaKembalilah bersatu, berpadu dan terus majuLihatlah Merah Putih berkibar di angkasaJangan pandangi sebagai hiasan semataNamun itulah lambang yang mengalir di dadamuBersama Garuda mencakup PANCASILA dan maknanyaLahirkan prestasi dibidangmuTunjukkan bahwa kita ini satu ibu pertiwiHadapi era globalisasi dengan cerdasDi pundakmu kini harapan sebagai pemimpin masa depan jangan sampai kandasJogja,

KBRN Kendari: Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, menghadiri acara Musyawarah Wilayah Ke-7 Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi. Sultra di Hotel Zahra Kendari, Jumat (5/8/2022). Kegiatan tersebut dihadiri wakil ketua umum majelis pimpinan nasional pemuda pancasila yang juga anggota

Kisah Web - Beberapa puisi pemuda harapan bangsa bangsa Indonesia ini bisa memacu semangat atau menjadi pelecut diri untuk pemuda. Sebab pemuda adalah pemegang tongkat masa depan bangsa dan negara. Pemuda punya peranan penting untuk kemajuan bangsa dan negara, lewat kekuatan pemuda, Indonesia bisa maju. Setiap pemuda adalah intan permata bagi negrinya. Harapan tinggi untuk para pemuda agar mereka menjadi sosok generasi yang unggul dan mampu menjadi tokoh yang berguna dimasa yang akan datang. Namun, tak dipungkiri bahwa ada pula pemuda yang tak tau bahwa ia adalah potensi. Mereka hanya larut dalam masa muda yang sia sia dan tak berguna, untuk itulah beberapa puisi ini diciptakan, tujuanya untuk membangkitkan dan menyadarkan bahwa pemuda adalah harapan bangsa. 1 Bangunlah Wahai HarapanPetani menanam padi, ia berharap panen raya Negara merawat pemuda, berharap kelak menjadi penerus bangsaYa, pemuda memanglah penerus bangsaDitanganya, kelak negara akan di amanahkanBangunlah pemuda, bangkitSadarlah akan tanggungjawab dan karuniamuJangan hanya rebahan, lakukanlah perubahanJangan hanya jadi penonton, jadilah aktorPemuda adalah harapan juga agen perubahanKelak para pemuda akan menuliskanNamun ada dua tinta yang akan digunakanTinta emas, atau tinta tinjaBersambungkah ?Dulu pemuda goreskan tinta kejayaanMasa keemasan islam diraihPenjajah dinegeri ini juga dibuat enyahPemuda terdahulu amat gagah dan perkasaKini era baru datang, pemuda lama berganti pemuda baruPemuda old mundurPemuda jaman now datangNamun apakah etos dan gigihnya sama ?Harapan pada pemuda layaknya ayah yang menunggu lahirnya bayiSeperti penyair yang mengharap senjaSeperti pendaki yang merindu gunungBegitulah bangsa mengharap pada para pemudanyaJangan bersambung atau malah ditamatkanBuatlah cerita lebih menarik lagi tentang bangsa iniBuat bangga, buat adidaya buatlah berdaulat secara hakikiBangun dan sadarlah wahai para pemuda3 Masa Depan Negara dan PemudaSoekarno, Hatta bapak prokamator telah tiadaBung tomo juga telah tiadaHabibie, Suharto dan Gusdur juga telah menyusulDiponegoro, Sayuti melik, patimura cut nyak dienRaden intan, jendral sudirman Mereka mereka sudah tiadaKini negera ini ada ditangamu wahai pemudaNanti juga ada ditangamuLalu kenapa engkau begitu ?Kenapa kau masih acuh pada kondisi negeriDulu mereka mereka amat bercucuran darahKini, kenapa kau susah walau hanya meneteskan keringat !!Wahai pemuda, bangun dari ranjangmuPakai baju dan celanamu, gunakan otakmuBukankah masa depan negara adalah masa depanmu juga ?Sobat, demikialah puisi pemuda harapan bangsa, berisi tentang sajak yang semoga bisa menjadi penyemangat dan pematik. Pemuda sebagai tonggak estafet bangsa, pewaris peradaban dunia, maka hancur makmurnya sebuah bangsa di masa depan tergantung kondisi pemuda sekarang. Karyakarya sastra mereka memang akan terus abadi, namun dibutuhkan generasi muda agar semakin banyak lahir puisi, sajak, dan prosa yang menghiasi dunia literasi di Indonesia. Berikut ada 5 sastrawan muda Indonesia dengan karya sastranya yang mungkin menjadi favorit para millenial saat ini. 1. Aan Mansyur. loading... GENERASI MUDAWahai pemuda harapan bangsaPatutkah kau diam seribu bahasaMenghayal tak tentu arahMelamun yang tiada bergunaPerjalanan hidupmu masih panjangMasa depanmu terpampang lebarGunakan usia mudamu dengan kebajikanSebelum menyesal di hari kemudianWahai pemuda penerus bangsaIsi kemerdekaan ini dengan pembangunanMelanjutkan cita-cita para pejuangDemi anak cucu kita yang akan datangAgar mereka ikut mersakanHasil perjuanganBy Saifudin Zuhriloading...
Kamimasih muda, satu dari tiga puisi tentang muda di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain. Puisi kami masih muda. Puisi generasi muda. Puisi masa muda. Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi muda tersebut. "Perlu memikirkan genersi masa depan Alam dan seisinya Sangat keliru jika dimanfaatkan Secara habisan.
Puisi adalah salah satu bentuk media untuk menyuarakan pendapat dan gagasan melalui rangkaian kata-kata indah. Puisi tak melulu soal cinta, banyak juga puisi yang hadir sebagai wujud protes, sebut saja seperti puisi-puisi karya sastrawan Widji Tukul, hingga Chairil Anwar. Para sastrawan legendaris tersebut tentunya akan terus dikenang melalui puisi-puisi yang dibuatnya, khususnya terhadap karya-karya yang sangat berpengaruh terhadap kesusasteraan Tanah Air. Karya-karya sastra mereka memang akan terus abadi, namun dibutuhkan generasi muda agar semakin banyak lahir puisi, sajak, dan prosa yang menghiasi dunia literasi di Indonesia. Berikut ada 5 sastrawan muda Indonesia dengan karya sastranya yang mungkin menjadi favorit para millenial saat ini. 1. Aan Mansyur Tidak ada New York hari ini. Tidak ada New York kemarin. Aku sendiri dan tidak berada di sini. Semua orang adalah orang lain. -Aan mansyur- Pasti kalian merasa familiar kan dengan bait puisi di atas? Itu loh, puisi yang ada di film Ada Apa dengan Cinta 2. Nah, Aan Mansyur inilah sang penyairnya. Aan mencintai diksi dan pemahamannya tentang itu membuat puisi-puisinya menjadi kaya akan pilihan kata. Kamu yang ingin melihat karya-karya puisi Aan lainnya, bisa baca dalam bukunya yang berjudul Tidak Ada New York Hari Ini, Melihat Api Bekerja, Cinta yang Marah, dan Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi. 2. Fiersa Besari Aku biarlah seperti bumi Menopang meski diinjak, Memberi mesti dihujani, Diam meski dipanasi, Sampai kau sadar, Jika aku hancur, kau juga -Fiersa Besari- Itulah bait puisi karya Fiersa Besari yang ada di dalam bukunya berjudul Garis Waktu. Fiersa Besari atau yang akrab disapa Bung Fiersa memang aktif dalam dunia tulis-menulis. Terbukti ia telah menerbitkan 5 judul buku yang semuanya sukses meraih perhatian generasi millenial, sebut saja seperti Albuk1111, Konspirasi Alam Semesta, Arah Langkah, dan Catatan Juang. Fiersa memang salah satu sastrawan muda yang juga merangkap sebagai seorang musisi, lagu-lagunya pun juga cukup dikenal dan mendapat tempat tersendiri bagi para pendengarnya. 3. Khairen Aneka rasa tumpah dari langit. Cemas dan rindu tanpa bisa kucegah Rasa yang begitu besar, yang melenyapkan rasa lainnya Terkenal dengan nama pena puisi-puisi yang diselipkan dalam buku-buku karangannya rupanya berhasil menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembacanya. Tak jarang juga ia membagikannya dalam secarik kertas kemudian diunggahnya dalam akun instagram pribadinya. Buat kamu yang mau membaca puisi-puisi lainnya, bisa langsung baca dalam bukunya yang berjudul Rinduku Sederas Hujan Sore Itu. 4 . Faisal Oddang Kenapa kau dan dua orang selain dirimu tidak menjawab pertanyaanku? Apakah menuntut kebenaran melalui sejumlah pertanyaan hanya akan berakhir dengan pertanyaan itu sendiri? -Faisal Oddang- Itulah salah satu kutipan puisi yang terdapat dalam buku Manurung 13 Pertanyaan untuk 3 Nama. Faisal Oddang memang salah satu sastrawan muda yang mumpuni, terbukti bukunya yang berjudul Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu berhasil masuk nominasi 5 besar di ajang Penghargaan Kusala Khatulistiwa tahun 2014. Kamu yang ingin membaca puisi-puisi Oddang lainnya, bisa temui dalam buku Perkabungan Untuk Cinta. 5. Ratih Kumala Aku dilahirkan sebagai batu tulis yang kosong. Aku tabula rasa, aku adalah dogma dari aliran empiris yang terbentuk dari jalan hidup. Aku tak menyesalinya. Aku tak menyesali jalannya. -Ratih Kumala- Pernah membaca novel Tabula Rasa? Atau Gadis Kretek yang ceritanya bersentuhan dengan sejarah kretek di Indonesia? Keduanya merupakan karya dari Ratih Kumala. Gadis Kretek bahkan sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris dan Jerman hingga masuk dalam nominasi Khatulistiwa Literary Award 2012. Sedangkan dalam Tabula Rasa Ratih Kumala ingin menyampaikan sebenarnya cinta itu tidak harus didasarkan atas hubungan heterogen. Semua berhak menentukan kepada siapa cintanya berlabuh. Tidak selamanya apa yang dikatakan dan dijalani setiap orang sama. sumber gambar Yuk! Segera baca karya 5 sastrawan muda ini dan larut dalam rangkaian puisi dan prosa yang mereka buat. Nah, kalau dari kelima orang ini, mana yang paling jadi favoritmu? Mau siapapun itu, yang jelas nama-nama di atas telah berhasil membuat karya sastra yang semakin memperkaya dunia literasi Indonesia. Maju terus! Semoga semakin banyak lagi sastrawan dan penyair muda di Indonesia yang bisa terus berkarya melahirkan karya untuk bangsa. Awita Ekasari/Mizanstore Apakahpuisi tentang generasi muda indonesia bercerita seperti puisi kemerdekaan menyentuh hati atau bermakna serupa puisi generasi muda membangun indonesia. Untuk lebih jelasnya Puisi untuk generasi muda indonesia diisimak saja puisi berjudul pesan merdeka dibawah ini. PESAN MERDEKA Oleh: Ryan Anggapraja. Duhai engkau patriot bangsa
Puisi Tentang Pemuda Harapan Bangsa merupakan rangkaian kata yang mewakili semangat dan harapan bagi generasi muda Indonesia. Puisi ini mengajak kita merenung dan mengapresiasi peran serta potensi pemuda sebagai penerus perjuangan dan pembangunan bangsa. Melalui berbagai metafora dan simbolisme, puisi ini memaparkan bagaimana pemuda, dengan semangat dan tekadnya, menjadi harapan bangsa dalam menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. Menekankan peran penting mereka sebagai penjaga, pelopor, dan pengubah sejarah, puisi ini menginspirasi dan memotivasi pemuda untuk selalu berjuang dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara. Puisi Lainnya Puisi Tentang Kepemimpinan Puisi Laskar Pelangi Karya Nidji Diilhami Oleh Makna Puisi Tragedi Winka dan Sihka Karya Sutardji Calzoum Bachri Judul ā€œPemuda, Harapan Bangsa di Masa Depanā€Judul ā€œGelora Pemuda, Kilau Harapanā€Judul ā€œAnak Muda, Gema Harapanā€ Judul ā€œPemuda, Harapan Bangsa di Masa Depanā€ Pemuda yang kuat, harapan bangsa kita, Gelora semangatmu, membakar jiwa raga. Menembus lautan, memanjat gunung tinggi, Bagai pendaki berani dalam asa dan cita. Dada bersemangat, mata memandang jauh, Mimpi-mimpi yang besar, gagasan tak terhingga. Pemuda, engkaulah pelopor zaman, Memandu kita menuju masa depan yang cerah. Di tanganmu harapan, di hatimu cita, Pemuda berdedikasi, Indonesia menunggu pita. Keringatmu akan menulis sejarah baru, Dengan pena keberanian, warna kejayaan dibuatmu. Rintangan dan tantangan, hanyalah langkah, Buatmu yang tangguh, berjuang tak pernah lelah. Pemuda, engkaulah penjaga malam, Menyinari gelap dengan kebijaksanaan dalam diam. Tersenyumlah Pemuda, esok cerah telah tiba, Masa depan gemilang sudah di ujung jemari. Pemuda Indonesia, baktikanlah diri, Kepada bangsa dan negara, untuk masa depan yang indah nanti. Harapan bangsa, dalam tanganmu dia bersemayam, Dengan cinta dan semangat, majulah tanpa ragu. Bangkitlah Pemuda, gemakanlah seruanmu, Indonesia menunggu, untuk masa depan yang baru. Keterangan Puisi ini merupakan ungkapan apresiasi dan harapan terhadap pemuda Indonesia. Puisi ini mencerminkan pemuda sebagai harapan bangsa, yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan kemajuan Indonesia di masa depan. ā€œPemuda Harapan Bangsa di Masa Depanā€ menggambarkan bahwa semangat dan dedikasi pemuda menjadi kunci dalam membentuk masa depan bangsa yang lebih baik. Pemuda digambarkan sebagai pelopor, penjaga, dan pengubah sejarah. Puisi ini juga menekankan bahwa tantangan dan rintangan hanya merupakan langkah dalam perjalanan, dan bahwa pemuda yang tangguh tidak akan pernah lelah berjuang. Secara keseluruhan, puisi ini berusaha menginspirasi dan memotivasi pemuda untuk selalu berjuang, berdedikasi, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara. Judul ā€œGelora Pemuda, Kilau Harapanā€ Gelora Pemuda, membawa angin perubahan, Menabur benih harapan, di ladang masa depan. Harapan bangsa, di pundakmu kini menggantung, Melangkah pasti, dalam kebisingan dunia yang berdendang. Pelita masa depan, di tanganmu bersemayam, Tinta keberanian, catat sejarah baru di peradaban. Bersama kita ukir, lembaran cerita baru, Pada kanvas Indonesia, warnai dengan cinta dan berbudi luhur. Pemuda, penggema resah, penjaga tidur malam, Lentera harapan, penerang jalan dalam gelap gulita. Engkaulah kompas, yang menunjukkan arah, Untuk Indonesia, menuju puncak gemilang tanpa terluka. Pemuda harapan bangsa, bangun dari tidur panjang, Di tanganmu kini, tongkat estafet perjuangan. Baktikan diri, dalam cita dan cinta, Untuk Indonesia, bumi pertiwi yang kita puja. Keterangan ā€œGelora Pemuda, Kilau Harapanā€ ini adalah persembahan bagi pemuda-pemuda Indonesia yang bersemangat dan berdedikasi tinggi untuk bangsa dan negara. Puisi ini menggambarkan bagaimana peran penting pemuda dalam membawa harapan dan perubahan, serta menjadi pelita masa depan. Puisi ini juga berpesan kepada pemuda untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan cinta tanah air dalam setiap langkah dan perjuangan yang dijalani. Judul ā€œAnak Muda, Gema Harapanā€ Anak muda, pelita di tengah kegelapan, Bergelora asmara, di dada membakar semangat. Bersama kita ukir, lembaran sejarah baru, Dalam catatan zaman, pemuda bersemayam menjadi harapan. Di pundakmu kini, bumi pertiwi berpijak, Di tanganmu, masa depan bangsa ini kau raih. Harum namamu, bak kembang di musim semi, Pemuda Indonesia, dalam dirimu gema harapan terhenti. Anak muda, berdirilah tegak dan berani, Hantam gelombang keras, hadapi tantangan penuh makna. Jangan gentar, meski badai menghadang di depan, Karena dalam dada, bersemayam hati seorang pejuang. Menatap matahari terbit, di ufuk timur membayang, Pemuda Indonesia, saatnya bangkit dan berjuang. Tak perlu ragu, tak perlu tunduk dan menunduk, Karena Indonesia, menanti langkahmu menuju puncak. Keterangan Puisi ā€œAnak Muda, Gema Harapanā€ ini ditujukan untuk generasi muda Indonesia, menggambarkan peran penting mereka sebagai penerus bangsa dan pembawa perubahan. Sajak atau puisi ini menekankan semangat juang, keberanian, dan tekad yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan dan rintangan. Puisi Tentang Pemuda Harapan Bangsa ini juga mengajak pemuda untuk selalu berdiri tegak dan berani, serta berjuang demi masa depan bangsa yang lebih baik. Oleh *** Baca berita update lainnya di Google News
MewujudkanGenerasi Muda BEBAS NARKOBA, Hidup 100% Sadar,Sehat,Produktif dan Bahagia - Nawacita. Yaspora NTT Gelar Lomba Menulis Puisi Anti Narkoba, Ini Syarat dan Hadiah!
MALANG - Komunitas teater bersama sejumlah milenial Malang, Jawa Timur kompak menampilkan kesenian drama dan musikalisasi puisi di Lowokwaru. Untuk menyukseskan pergelaran tersebut, pengurus kelompok sukarelawan Srikandi Jatim yang beranggotakan para perempuan milenial itu menggelar kegiatan dengan meriah. Salah satu pengurus Srikandi Jatim Adinda Salsabila mengatakan, peserta yang hadir dan tampil dalam pergelaran kesenian tersebut sangat antusias. Terbukti, ada puluhan pemuda dan pemudi dari berbagai kalangan di Kota Malang ikut meramaikan acara ini. Melalui ajang tersebut, pihaknya ingin para milenial, khususnya perempuan, bisa terus mengembangkan minat dan bakat mereka dalam berkesenian, seperti berpuisi, bermain drama, dan mementaskan musikalisasi puisi. "Alhamdulillah antusiasme peserta yang cukup baik. Kemudian, kami ingin para milenial dapat meningkatkan softskill generasi milenial terutama di bidang kesenian," ujar perempuan berusia 21 tahun ini, dikutip pada Kamis 8/6/2023. Pihaknya mendorong perempuan milenial terus mengikuti perkembangan zaman dengan rutin mengeluarkan potensi mereka melalui seni. "Karena berkembangnya zaman, kita harus dapat mengembangkan minat dan bakat perempuan dalam berkesenian," kata dia. Adinda mengatakan, kegiatan ini juga menjadi wadah dan ruang bagi generasi muda perempuan untuk terus berkreasi dan mengekspresikan diri. "Betul sekali, event ini sebagai wadah untuk meningkatkan dan menunjukkan bakat dan minat teman-teman," ucapnya. Sementara itu, peserta pementasan musikalisasi puisi Erwina Nanda menyambut positif pergelaran kesenian ini. Menurut mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STIE Malangkucecwara ini, pementasan drama dan musikalisasi puisi dapat makin meningkatkan potensinya dalam kesenian. "Kegiatan hari ini seru, bisa bertemu teman baru. Ini tempat buat kami untuk menyalurkan minat, bakat, dan potensi kami di bidang seni," ucapnya. Perempuan berusia 19 tahun itu berharap pementasan drama dan musikalisasi puisi tersebut dapat digelar di beberapa daerah. "Semoga acara ini tersebar luas di mana pun sehingga kawan-kawan bisa merasakan apa yang kami alami," ucapnya. Ini bukan kali pertama kelompok serupa merangkul para milenial untuk lebih mencintai kesenian. Mereka juga telah menggelar Unjuk Budaya Reog Ponorogo yang berkolaborasi dengan Komunitas Sardulo Suryo Putro dan Sardulo Suryo Gati di Desa Glinggan, Kabupaten Ponorogo. Korwil Srikandi Jatim Cindy Miftakhul mengatakan, kegiatan tersebut untuk mengedukasi masyarakat, khususnya anak muda tentang budaya reog. Selain untuk memperkenalkan budaya, pihaknya juga berusaha menjalin silaturahim dengan puluhan milenial yang terlibat dalam pertunjukan budaya itu. "Reog merupakan kesenian dan tradisi masyarakat Ponorogo yang yang masih hidup dan bertujuan mempererat tali silaturahim masyarakat setempat," ucap dia, demikian dilansir dari Antara. sumber AntaraBACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
Puisiaku sang generasi. Pengertian generasi menurut kamus bahasa indinesia generasi adalah sekalian atau semua orang yang kira kira sama waktu hidupnya, satu angkatan atau satu lain masa orang orang yang satu angkatan hidup. Aku sang generasi, judul ini hanya kombinasi dari dua judul puisi di kesempatan ini, adapaun masing
Puisi untuk generasi muda indonesia adalah serangkaian kata puisi kebangsaan untuk anak bangsa dan kata-kata puisi tentang generasi penerus bangsa menjelaskan bahwa pemuda-pemudi indonesia seharusnya meneladanilah sifat para pejuang bangsaBagaimana kata kata puisi tema nasionalisme dalam bait puisi untuk pemuda indonesia yang dipublikasikan blog berkas puisi tentang generasi muda indonesia bercerita seperti puisi kemerdekaan menyentuh hati atau bermakna serupa puisi generasi muda membangun lebih jelasnya Puisi untuk generasi muda indonesia diisimak saja puisi berjudul pesan merdeka dibawah iniPESAN MERDEKA Oleh Ryan AnggaprajaDuhai engkau patriot bangsagagah berani dan perkasarela mati demi bangsa tercintaagar kelak tak dilanda dukaEngkau berperang di medan sucimengharap merdeka atau matipantang mundur tuk kembalisebelum penjajah semua lariHei! generasi muda indonesiaingatlah! engkau berpijak di atas tanah penuh darahcucuran keringat, air mata, darah disetiap celahmembasahi setiap tanah yang diberkahi AllahHei! generasi muda indonesiahargailah pahlawanmu yang rela matimempertahankan satu jengkal tanah ibu pertiwiagar tak jatuh ke tangan penjajah bangsa wahai pemuda-pemudi indonesiateladanilah! sifat para pejuang bangsayang enggan tunduk menyerahkan bangsawalau hanya segenggam tanah 17 Agustus telah merdeka secara utuh melawan para penjajah, berkat Rahmat Allah, para syuhada, ulama dan seluruh pejuang dari berbagai kalangan agama dan suku merdeka harus terus diperjuangankan terus oleh kita, terutama memerdekakan diri dari segala sifat yang rela berdiri tegak dan kritis terhadap segala permasalahan bangsa yang sedang kita hadapi ini, janganlah menjadi generasi yang cuek dan enggan melihat kesedihan ibu Merdeka, Dirgahayu Negeriku!.Selamat Hari Kemerdekaan Duhai Indonesia yang ke 76. KetikaGenerasi Muda Melupakan Sejarah Bangsanya Sendiri. 3 Agustus 2022 20:10 Diperbarui: 3 Agustus 2022 20:19 330 54 14. +. Lihat foto. Dokpri. Mendongeng bersama. Sejenak kita renungkan bersama, masa-masa pandemi dan kengerian learning lost yang tampak nyata adanya. Terlebih dengan sedikitnya waktu yang diberikan ketika mengajar sejarah saat axqa65.
  • g2ta1m732k.pages.dev/173
  • g2ta1m732k.pages.dev/95
  • g2ta1m732k.pages.dev/471
  • g2ta1m732k.pages.dev/372
  • g2ta1m732k.pages.dev/492
  • g2ta1m732k.pages.dev/73
  • g2ta1m732k.pages.dev/316
  • g2ta1m732k.pages.dev/249
  • puisi tentang generasi muda